Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

PERSATUAN ATAU PERSATEAN NASIONAL?

Gambar
RESONANSI                                                                                                                                              Ahmad Syafii Maarif PERSATUAN ATAU PERSATEAN NASIONAL? (I) Sekitar tahun 1921, ketika pertengkaran keras antara CSI (Centraal Sarekat Islam) dan PKH (Partai Komunis Hindia), Tan Malaka (2 Juni 1897-21 Feb. 1949), seorang tokoh Marxisme legendaris yang tidak anti Islam berupaya melerai konflik itu. Sikap Abdoel Moeis, tokoh CSI, malah sebaliknya, agar SI dan PKH tidak lagi bekerja sama. Dalam suasana panas ini, Tan Malaka merasa tertolong oleh tokoh Muhammadiyah Ki Bagoes Hadikusoemo (24 Nop. 1890-4 Nop. 1954) yang justru membelanya. Seperti kita maklum, baik Tan Malaka maupun Abdoel Moeis sama-sama berasal dari Ranah Minang, tetapi berbeda ideologi dan sikap politik.             Rupanya Ki Bagoes melihat bahwa perpecahan antara kedua partai akan sangat melemahkan perjuangan untuk menuju kemerdekaan tanah air. Kita kuti

Arsip 2007: Silaturrahim dengan Wapres JK

Gambar
WAKIL PRESIDEN  M. JUSUF KALLA BANTU MUHAMMADIYAH 500 JUTA RUPIAH     Ditengah-tengah kesibukan kunjungan bapak Wakil Presiden M.Jususf Kalla   di Sumatera Barat dalam rangka Sillaturrahmi Saudagar Minang, beliau bersama Ibu   berkesempatan menerima Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah serta Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat di Hotel Bumi Minang Padang, Sabtu, 20 Oktober 2007. Pertemuan ini dimaksudkan dalam rangka sillaturrahim ‘Idul Fitri 1428 H.   Rombongan tediri dari  penasehat; Buya Hasan Byk Dt.Maradjo, Prof.Nuranas Djamil, Ketua PWM RB. Khatib Pahlawan Kayo, Wakil Ketua Mirwan Pulungan, Wakil Sekretaris Adrian Muis. Dari ‘Aisyiyah Ketua Abrilyus M, Wakil Ketua Mainar Hamid, Dahliarti Rusli dan Sekretaris Meiliarni Rusli serta Ketua Majlis Kader Sur’aini. Rektor UMSB Shofwan Karim Elha dan Pembantu Rektor I  Ilpi Zukdi. Serta Ketua dan mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumbar Taslim dan Marhadi Efendi. Sementara bersama bapak Wakil Presiden da

LPB-MDMC Terus Bergerak Tanpa Lelah

Gambar
Beberapa hari lalu LPB-MDMC PWM Sumbar melanjutkan bantuan kepada AUM Muhammadiyah 50 Kota pasca Musibah Banjir lalu. Tim teridiri dari Deri Rizal, Muhayatul, Afdal, Roni dan beberapa lainnya. PWM menaruh respek yg tinggi kpd mereka. (Foto: FB Deri Rizal)